Meski terlihat mirip karena sama-sama terbuat dari jagung, ternyata tepung jagung dan tepung maizena sebenarnya berbeda. Dilihat dari warna dan fungsinya saja sudah berbeda. Misalnya tepung jagung yang warnanya kuning karena terbuat dari jagung giling kering, sedangkan tepung maizena berwarna putih bersih dan teksturnya lebih halus. Berikut pembahasan lain tentang perbedaan tepung maizena dan tepung jagung yang harus kamu ketahui. Lihat penjelasannya di bawah ini.
Perbedaan Tepung Maizena dan Tepung Jagung
1. Proses pembuatan
Tepung maizena dan tepung jagung sama-sama terbuat dari jagung. Bedanya, tepung jagung terbuat dari hasil penggilingan biji jagung dan menjadi bubuk halus. Oleh hal ini, tepung jagung mengandung serat, vitamin, pati, mineral, dan protein yang terdapat pada jagung utuh. Biasanya tepung jagung berwarna kuning.
Tepung maizena, di sisi lain, dibuat dengan menghilangkan serat dan protein dari biji jagung. Proses ini meninggalkan pusat tepung yang disebut endosperma. Bagian ini digiling menjadi bubuk putih yang disebut pati. Setelah pati dalam endosperma dihilangkan, pati jagung dibersihkan dan dikeringkan secara menyeluruh. Akibatnya, pati jagung kekurangan protein, serat dan nutrisi lainnya.
Maizena banyak dikenal sebagai pati jagung. Maizena memiliki tekstur pati halus dan berwarna putih bersih. Pembuatan kedua tepung ini bisa menggunakan alat pemipil jagung dan mesin pengayak tepung.
2. Warna
Karena terbuat dari jagung utuh, biasanya berwarna kuning. Namun, tergantung pada warna jagungnya, bisa berwarna putih, kuning bahkan berwarna biru.
Meskipun penampilannya serupa, tepung jagung benar-benar berbeda dari tepung maizena. Maizena memiliki penampilan putih seperti kapur karena pati jagung hanya terdiri dari endosperma biji jagung. Tekstur tepung maizena pun lebih halus daripada tepung jagung.
3. Rasa
Sama seperti jagung, tepung jagung ini memiliki rasa manis yang khas. Tepung jagung memiliki rasa yang lebih terasa seperti jagung dibandingkan tepung maizena. Tepung jagung dapat lebih baik digunakan sebagai penambah rasa atau dikonsumsi langsung daripada tepung maizena.
Sebaliknya, tepung maizena secara keseluruhan tidak memiliki rasa. Pati jagung ini lebih banyak menambahkan tekstur daripada rasa. Pati tepung maizena biasanya digunakan untuk mengentalkan makanan.
4. Penggunaan
Tepung jagung dan tepung maizena tidak dapat digunakan sebagai substitusi satu dengan yang lain karena kandungan nutrisi yang tidak sama.
Tepung jagung dapat digunakan sebagai bahan tambahan atau pengganti tepung terigu pada roti, pancake, waffle, dan kue kering untuk memberikan rasa seperti jagung. Sebagai pengganti tepung terigu, tepung jagung bisa digunakan.
Sedangkan tepung maizena putih dan hambar, tepung maizena memberi tekstur lebih banyak pada masakan daripada rasa. Maizena terutama digunakan untuk mengentalkan sup, saus, dan semur.
Maizena juga sering ditambahkan gula untuk mencegah penggumpalan. Untuk menghindari gumpalan, tepung maizena harus dicampur air dingin terlebih dahulu sebelum ditambahkan ke makanan panas.
Karena tepung maizena sebagian besar terdiri dari pati dan tidak mengandung lemak dan protein apa pun, maka tepung maizena tidak dapat digunakan sebagai pengganti tepung yang lengkap.
5. Kandungan nutrisi
Tepung jagung dibuat dari biji jagung yang masih utuh. Dan Ini yang membuat tepung jagung lebih bergizi seperti protein, serat, dan vitamin, pat dan mineral lainnya. Tepung jagung sangat kaya akan lutein dan zeaxanthin, dua karotenoid yang dapat mencegah degenerasi makula terkait usia dan katarak.
Setiap porsi kalori tetapi rendah walaupun tinggi karbohidrat dan nutrisi penting seperti vitamin, serat. mineral, dan protein. Kandungan vitamin B dan nutrisi lain pada tepung maizena jumlahnya jauh lebih rendah dibandingkan dengan tepung jagung.
Demikian artikel yang saya jelaskan semoga bermanfaat, terimakasih.