Ikan hias langka

Ikan hias air tawar merupakan jenis ikan yang paling populer untuk dijadikan isi aquarium. Dibandingkan dengan jenis ikan hias air laut, ikan satu ini perawatannya lebih mudah serta daya adaptasinya pun bagus sehingga tidak mudah mati ataupun stres.

Para pecinta ikan hias tentu punya ketertarikan tersendiri dalam memelihara jenis ikan. Ada yang lebih suka memelihara ikan hias dengan ukuran kecil di aquarium sederhana hanya untuk memperindah ruang tamu. Lalu ada pula yang lebih suka memelihara ikan besar seperti jenis predator di big tank mereka karena sebagai bentuk kepuasan tersendiri.

Nah kalian sendiri tentu punya pilihan yang berbeda bukan? Karena seringkali seseorang memilih jenis ikan sesuai dengan tingkat harganya. Semakin bagus tingkat perekonomiannya tentu ikan yang dipelihara juga berasal dari jenis ikan yang langka dengan harga super mahal.

Ikan Hias Air Tawar yang Langka

Bila kalian tertarik untuk memelihara jenis ikan yang langka karena punya daya tarik tersendiri, berikut kami sajikan informasi mengenai beberapa daftar ikan hias air tawar yang langka namun banyak peminatnya:

1. Arwana

Ikan hias air tawar satu ini sudah dikategorikan sebagai hewan langka yang sulit ditemui di alam liar. Arwana berasal dari Sungai Amazon yang telah hidup sejak ratusan juta tahun yang lalu atau termasuk ikan purba yang ditandai dari telurnya yang berukuran sebesar burung puyuh. Daya adaptasinya yang cukup bagus menjadikan ikan ini terus berkembang biak hingga saat ini.

Ikan hias langka

Banyak sekali penggemar ikan arwana bahkan rela mengeluarkan uang hingga puluhan juta hanya demi seekor arwana. Selain karena warnanya yang cerah dan mengkilat, bentuk tubuhnya pun unik sehingga jadi incaran para pecinta ikan hias.

Selain spesies arwana dari Amazon, ada juga arwana asia yang memiliki habitat di perairan hangat terutama di Kalimantan dan Papua. Ikan ini mampu mencapai panjang 1 meter lebih di alam liar. Namun saat di pelihara di aquarium maksimal hanya setengahnya saja.

 

2. Angelfish

Angelfish (Pterophyllum) memang mirip dengan tiger fish / ikan elang jika dilihat sepintas dari loreng-loreng tubuhnya. Namun bentuknya yang mengerucut ke depan inilah yang membuatnya tampak sangat indah. Pantas saja dinamakan sebagai angel fish atau ikan bidadari / ikan malaikat.

Ikan yang berasal dari sungai Amazon ini tergolong hewan omnivora atau pemakan tumbuh-tumbuhan. Ikan ini tergolong ikan yang kalem, namun berubah menjadi ganas dan sangat agresif saat masa-masa bertelur dan menetas. Bahkan bisa menyerang ikan sesamanya. Untuk itu perlu ruang yang besar jika ingin memeliharanya.

Apabila kalian ingin memelihara angelfish maka kondisi aquarium benar-benar harus pas agar ikan tidak mati. Mulai dari suhu air yang harus dipertahankan pada angka ideal 27 – 28 derajat celcius, oksigen air, dan tentunya sanitasi tempat tinggalnya secara berkala.

 

3. Diskus

Lingkungan yang tenang dengan banyak tanaman merupakan tempat tinggal yang paling disukai oleh diskus. Untuk itu di alam liar ikan ini hanya hidup di lembah perairan hangat yang tenang dan dalam. Karena itulah ikan ini cukup sulit didapatkan dan dikategorikan sebagai ikan yang langka.

Karakteristik utama dari ikan yang memiliki nama latin Symphysodon aequifasciata ini adalah tubuhnya yang lebar, pipih, dan bulat layaknya piring yang terkelungkup. Saat ditaruh di aquarium ikan ini akan jadi pusat perhatian utama karena warnanya yang sangat mencolok. Karena itu orang-orang sering menyebutnya sebagai king of aquarium.

Diskus sangat cocok dijadikan sebagai pengisi aquascape yang memiliki berbagai tumbuhan air dan kayu lapuk. Makanan utamanya adalah sisa sisa bahan organik seperti sayuran serta organisme kecil seperti siput kecil dan cacing. Memelihara ikan yang sifatnya tenang dan kalem ini tidaklah sulit, siapapun bisa merawatnya.

 

4. Malawi Cichlids

Sesuai namanya, ikan ini berasal dari Danau Malawi sebuah danau besar yang berada di Great Rift Valley, Afrika Timur. Karena ikan ini merupakan ikan endemik Afrika maka jarang sekali ditemui di alam liar ataupun di pasar ikan hias. Maka dari itu ikan ini dihargai cukup mahal.

Ada 800 lebih spesies ikan cichlids dengan berbagai ukuran dan corak yang berbeda, namun yang teridentifikasi baru sekitar 300 spesies. Tiap jenisnya punya habitat yang berbeda, ada yang suka di bebatuan, tanah berpasir, dan air yang agak dalam. Dari ratusan spesies tersebut, 2 yang sering dijadikan ikan hias adalah Tilapiines dan Haplochromines .

Untuk memelihara ikan Malawi cichlids, kalian tak perlu membuat aquarium besar. Yang terpenting ketersediaan pakan cukup dan pada bagian bawah diberi pasir halus dan bebatuan ringan. Sirkulasi oksigen pun harus terjaga dengan baik agar ikan selalu fit dan aktif.

Bagaimana? Tertarik untuk memelihara salah satu dari keempat ikan hias air tawar yang langka tersebut?

By crystal