Dalam banyak kasus, ada dua alasan utama mengapa siswa sekolah menengah memilih untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Satu, tentu saja, untuk gelar. Yang lainnya untuk pengalaman. 

Perguruan tinggi dikatakan oleh banyak orang sebagai "empat tahun terbaik dalam hidup kamu" dan itu tidak salah. Bagi kebanyakan anak muda, ini adalah pertama kalinya mereka hidup sendiri sambil bertemu banyak teman baru dari semua lapisan masyarakat.

Baik itu berarti menghadiri klub dan kegiatan di kampus, bergabung dengan persaudaraan atau perkumpulan mahasiswa, atau sekadar berkumpul dengan teman-teman di kamar asrama, ada peluang untuk bersosialisasi di setiap sudut yang Anda tuju.

Sayangnya, beberapa siswa mungkin mengalami kesulitan untuk menyeimbangkan kehidupan sosial ini dengan tuntutan akademis yang muncul saat menjadi mahasiswa. Namun, ada beberapa tips untuk membantu kamu mengelola semuanya secara efektif.

Buat Jadwal untuk Diri Anda Sendiri

Jika kamu bertanya-tanya bagaimana cara menyeimbangkan kehidupan sekolah dan pribadi saat kamu kuliah, semuanya dimulai dengan membuat jadwal untuk diri sendiri. Setelah kamu mulai mengikuti kelas, kamu dapat memiliki gagasan yang lebih baik tentang malam apa bebas, pagi mana kamu bisa tidur larut malam, dan hari apa untuk fokus menghadiri kelas, belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah.

Pada hari-hari kamu memiliki sedikit lebih banyak fleksibilitas, kamu dapat menyediakan waktu untuk bersosialisasi. Banyak mahasiswa menyimpan kalender papan tulis di kamar mereka atau di buku agenda, untuk melacak kelas, jadwal belajar dan rencana mereka dengan teman. Dengan memvisualisasikan jadwal kamu, kamu dapat dengan mudah melihat kapan kamu dapat mengatakan "ya" pada rencana yang sudah dibuat.

Biarkan Diri Anda Istirahat

Beberapa siswa mungkin tidak memiliki masalah dalam memprioritaskan pekerjaan sekolah dan mendahulukan kehidupan sosial. Tapi, tidak perlu terlalu membebani diri sendiri. Meskipun belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah itu penting, meluangkan waktu untuk kehidupan sosial kamu sama pentingnya.

Mempelajari cara mengelola studi dan kehidupan sosial pasti sulit, tetapi kamu bukan satu-satunya yang akan kesulitan itu. Jadi, bantulah diri kamu sendiri dan biarkan diri kamu beristirahat dari belajar sesekali. Bicaralah dengan teman sekamar, bergaul dengan orang-orang di asrama atau buat rencana untuk bertemu dengan seorang teman di ruang makan untuk makan siang.

Batasi Diri Anda dari Pergi Keluar Beberapa Malam

Di sisi lain, bagi banyak siswa, kamu mungkin tergoda untuk pergi keluar dan bersosialisasi hampir setiap malam dalam seminggu saat kamu kuliah. Saat ada acara sosial di kampus, kamu mungkin merasa takut ketinggalan jika tidak ikut bersenang-senang.

Menemukan solusi untuk mencari cara menyeimbangkan sekolah dan kehidupan pribadi kamu dimulai dengan membatasi diri kamu sendiri untuk keluar dari waktu ke waktu. Ini terutama berlaku jika kamu sedang mengerjakan tugas besar atau belajar untuk ujian. Beri diri kamu beberapa malam selama seminggu dan satu hari pada akhir pekan di mana kamu memprioritaskan studi di atas segalanya.

Bergabunglah atau Buat Kelompok Belajar

Jika kamu berjuang untuk menyeimbangkan kehidupan sekolah dan kehidupan sosial kamu, rahasia terbaik untuk keseimbangan kehidupan kerja bagi mahasiswa adalah menemukan cara untuk menggabungkan tuntutan sekolah dan tuntutan sosial kamu.

Salah satu caranya adalah dengan membentuk kelompok belajar dimana kamu bisa berkumpul dengan teman-teman dan belajar bersama. Ini mungkin tidak ideal untuk semua orang, tetapi ini cara yang baik untuk tidak melewatkan bagian mana pun dari pengalaman kuliah. 

Kamu juga bisa kunjungi portal informasi UPH Jakarta untuk mengetahui informasi magang agar liburan semester tidak terbuang sia-sia. Dengan ini kamu tidak hanya belajar tapi juga membangun relasi dengan para pekerja di tempat magang kamu.

By crystal